Terkini
Artikel dan ulasan politik

Penulis

Penulis: Nara UlasPolitik

Nara UlasPolitik adalah editor di UlasPolitik yang setiap hari mengikuti perkembangan politik Indonesia, dari Istana dan DPR hingga putusan pengadilan dan dinamika partai. Ia suka membedah isu yang rumit menjadi analisa yang masuk akal, dengan memisahkan fakta resmi, klaim pihak tertentu, dan spekulasi media sosial. Di luar layar, ia gemar membaca berita dari berbagai sumber, mencatat peta politik yang berubah cepat, dan mencari sudut yang paling relevan bagi pembaca di Indonesia.

Semua Analisa Istana dan Pemerintahan Hukum dan Demokrasi DPR dan Partai
Ilustrasi gedung DPR dan simbol penegakan hukum
DPR dan Partai

Komisi III: Makar atau Bukan, Serahkan ke Penyidik

Anggota Komisi III DPR Rudianto Lallo meminta klasifikasi makar dalam kasus dugaan penyadapan Presiden diserahkan kepada penyidik, bukan diputuskan lewat pernyataan politik. Namun ia menegaskan perkara ini tidak cukup dipandang sebagai pelanggaran KUHP dan UU ITE biasa karena menyasar kepala negara.

Ilustrasi gedung DPR dan simbol hukum
DPR dan Partai

DPR Desak Penyidik Dalami Dugaan Makar Kasus Penyadapan

Anggota Komisi III DPR menuntut penyidikan kasus dugaan penyadapan Presiden tidak berhenti pada tiga tersangka, melainkan menjawab siapa pemesan dan apa motifnya. Namun label makar tetap harus dibuktikan penyidik, bukan diputuskan lewat pernyataan politik.

Ilustrasi pembalut sebagai kebutuhan dasar perempuan
Analisa

Desakan DPR: PPN Pembalut Perlu Dikaji Ulang

Sejumlah anggota DPR dari komisi berbeda meminta pemerintah mengkaji pembebasan PPN atas pembalut, dengan alasan menstruasi adalah kebutuhan dasar, bukan barang mewah. Aturan yang berlaku belum berubah — ini masih desakan, bukan keputusan.

Ilustrasi layanan kesehatan di daerah terdampak asap karhutla
Analisa

Ombudsman: Pemda Lambat, Warga Karhutla yang Menanggung

Ombudsman menilai pemerintah daerah belum menjadikan penanggulangan bencana sebagai prioritas anggaran, sehingga respons awal — termasuk layanan kesehatan bagi warga terdampak asap karhutla — tersendat. Ini kritik soal kapasitas, bukan sekadar soal uang.

Ilustrasi kerumunan demonstrasi di depan siluet kota
Analisa

Demo Buruh 20 Oktober: Skenario Penyelamat Versi Mahfud MD

Mahfud MD mengungkap dugaan skenario demonstrasi buruh pada 20 Oktober 2026: buruh dikerahkan, lalu Gibran tampil meredam dan memulangkan massa. Skenario itu belum dibuktikan penyidik, dan pada hari yang dimaksud koalisi buruh besar justru tidak turun ke jalan.

Ilustrasi kronologi kasus penyadapan: gedung, telepon, dan timbangan keadilan
Analisa

Kronologi Penangkapan LSP dan Kawan-kawan dalam Kasus Sadap

Penangkapan mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo tidak terjadi dalam satu malam. Ia adalah ujung dari dugaan penyadapan yang berjalan sejak 2025, perintah penghapusan data pada Oktober 2026, laporan orang dalam pada 30 Oktober, dan kabar pengamanan perwira yang beredar selama dua hari sebelum Bareskrim mengumumkannya secara resmi.

Ilustrasi siluet Jakarta, gedung parlemen, dan timbangan keadilan
Analisa

Analisis: Penyadapan, Pasukan, dan Nasib Gibran

Tiga peristiwa besar terjadi dalam waktu bersamaan: dugaan penyadapan Presiden, pengerahan ribuan prajurit TNI AL ke Jakarta, dan putusan MA soal suket Gibran. Ketiganya terpisah secara hukum, tapi bertemu dalam satu pertarungan persepsi politik.

© 2026 UlasPolitik. Artikel dan ulasan politik